Vitalitas bisa diartikan sebagai
daya hidup penuh semangat dan enerjik dalam beraktifitas. Dalam kaitannya
dengan seksualitas, vitalitas berarti kemampuan melakukan hubungan seksual
dengan semangat, penuh stamina dan tidak loyo. Untuk mendapatkkan kondisi
tersebut tubuh harus tetap sehat, bugar dan tidak stress. Tak jarang pula efek
vitalitas seksual yang menurun bagi pria berhubungan dengan berbagai macam
faktor atau gangguan kondisi kesehatan pria itu sendiri, diantaranya :
- Stress (psikis)
Beban aktifitas harian yang terlalu
berat kadang membuat pikiran tegang dan mengalami kecemasan. Kondisi seperti
ini akan susah untuk menumbuhkan gairah.
- Kondisi dimana siklus hormon terganggu
Hormon yang bertanggung jawab atas
gairah seksual adalah hormon tertosteron. Kurangnya produksi hormon ini akan
membuat gairah seksual menurun. Hormon lain yang berdampak kepada menurunnya
gairah seksual adalah rendahnya tiroid dan terlalu banyaknya prolaktin.
- Mengalami gangguan medis tertentu (fisik)
Jika Anda mengalami diabetes,
kegemukan, tekanan darah tinggi, dan kolesterol berlebih, maka wajar jika
gairah seksual Anda menurun. Sebagian obat-obatan kemungkinan juga memiliki
efek menurunkan gairah, seperti pengobatan pada penyakit HIV.
Beberapa faktor diatas bisa menjadi
penyebab munculnya gangguan kesehatan seksual lain seperti Disfungsi
Ereksi. Istilah disfungsi ereksi pada dasarnya memiliki arti
ketidakmampuan untuk mencapai ereksi. Hal ini menyebabkan aktifitas seksual
akan sangat sulit dilakukan karena ‘penis’ tidak mampu melakukan penetrasi ke
dalam ‘vagina’. Disfungsi ereksi disebabkan oleh faktor fisik maupun psikis,
namun bisa juga disebabkan karena gabungan dari kedua faktor tersebut.
Hal lain yang tak kalah penting
adalah munculnya gangguan kesuburan pada pria, yang sering disebut dengan Infertilitas.
Infertilitas pada pria merupakan masalah yang perlu perhatian dan memerlukan
penanganan serius. Persentase infertilitas pada pria cukup besar, sekitar
40-60% dan salah satu penyebabnya adalah Oligospermia. Yaitu kondisi
dimana jumlah sperma yang dihasilkan lebih rendah dari keadaan normal atau
konsentrasi sperma lebih encer. Dalam keadaan normal, dalam sekali ejakulasi
sperma menghasilkan sekitar 20 juta sperma/ml. Dalam semua kasus kemandulan
11-15% disebabkan karena faktor ini. Atau bisa juga keadaan Azoosperma
yaitu keadaan dimana cairan sperma yang dikeluarkan tidak mengandung sel
sperma.
Vitalitas yang menurun dan disertai dengan gangguan kesuburan merupakan salah satu dari sekian banyak faktor penyebab sulitnya pasangan mendapatkan kehamilan.
Bagaimana menangani Vitalitas Pria
yang menurun?
Dr. Boyke Nugraha dalam sebuah
seminar mengatakan, 50% pria di atas usia 40 tahun mulai mengalami gejala
gangguan vitalitas, saat itulah pria memasuki masa-masa “Perjuangan Hidup”nya.
Lalu bagaimana cara menjaga stamina untuk dapat terus terjaga? Berikut
beberapa cara Alami yang bisa dilakukan untuk memperbaiki vitalitas Anda :
- Perbaiki Pola Makan
Makanan adalah sumber energi utama
bagi tubuh. Untuk itu pastikan makanan yang Anda konsumsi bergizi, kaya Serat
dan protein serta hindari makanan berlemak, berminyak dan Junk Food yang dapat
membahayakan Organ Reproduksi. Perbanyak konsumsi buah dan sayur juga baik
untuk kebugaran Anda.
- Hindari makanan atau minuman beralkohol
Alkohol dapat menurunkan kadar
hormon testosterone di dalam tubuh yang menyebabkan gairah menurun. Menghindari
alkohol akan menjaga vitalitas dan stamina seksual Anda.
- Stop Rokok dan jauhi paparan asap rokok di sekitar Anda
Asap rokok dapat mengurangi suplai
darah pada jaringan organ, termasuk organ intim Anda. Hal ini bisa menyebabkan
gangguan pada proses ereksi atau bahkan dapat menyebabkan impotensi.
- Olahraga Teratur
Olahraga secara teratur dapat
menjaga kondisi kebugaran tubuh, memperlancar aliran darah dan melatih
otot-otot tubuh. Dengan minimal 30 menit sehari, olahraga akan meningkatkan
stamina dan vitalitas Anda. Selain itu olahraga juga bermanfaat untuk membakar
lemak-lemak di dalam tubuh yang beresiko menjadi pemicu gangguan kesehatan
lainnya.
- Istirahat yang Cukup
Istirahat diperlukan tubuh untuk
memulihkan tenaga yang digunakan setelah beraktifitas seharian. Para pakar
kesehatan menyebutkan bahwa seseorang memerlukan istirahat atau tidur selama 8
jam perhari untuk dapat mengembalikan kebugaran dan stamina.
- MENGONSUMSI SUPLEMEN HERBAL
Diusia 40 tahun baik untuk
mengkonsumsi suplemen tambahan yang mengandung nutrisi tinggi yang bisa
digunakan sebagai penunjang kesehatan tubuh sehari hari. Salah satunya yaitu
mengonsumsi VITAPLAS
suplemen Herbal tanpa efek samping. Baca juga : VITAPLAS
OBAT HERBAL pria Vitaplas official
WA 081225199450








